0 Comment
KONSEP-DAN-UNSUR-DASAR-GERAK-TARI-TRADISIONAL

-KONSEP dan UNSUR Dasar Gerak SENI TARI Tradisional –Postedby-bukanTrik-, Seni adalah proses penciptaan yang didasari oleh rasa dan karsa. Sedangkan tari adalah gerakan tubuh yang berirama dan biasanya diiringi oleh musik. Jadi, secara harfiah seni tari adalah proses penciptaan yang didasari oleh rasa dan karsa berupa gerakan tubuh berirama dan diiringi oleh musik seperti yang sudah di jelaskan pada artikel sebelumnya tentang pengertian dari seni rupa menurut para ahli

seni tari merupakan perpaduan gerak dengan unsur seni musik yang diciptakan untuk dimainkan bersama-sama. Tarian yang indah tidak lepas dari perpaduan musik sehingga menghasilkan bentuk tarian yang beragam tergantung ritme musik yang dimainkannya

dari perpaduan gerak dan musik sehingga menjadi satu komposisi yang disebut koreografi. Karena dengan koreografi tari menjadi sebuah karya yang indah untuk di tonton atau di pertunjukan

Meskipun tarian sering disertai dengan musik, ada beberapa tarian yang dilakukan tanpa musik seperti tap dance. Saat melakukan pertunjukkan musik, tarian tidak selalu dimainkan selama iringan musik. Lalu apa sih konsep dasar pada gerak tari ? serta apa saja sih unsur yang terkandung pada sen tari ? berikut penjelasan lengkap nya

KONSEP GERAK DASAR TARI TRADISIONAL


Setiap tari memiliki gerak berbeda tetapi memiliki suatu kesamaan yaitu memiliki tenaga, ruang dan waktu. Indonesia memiliki keragaman Seni tari tradisional yang tentunya memiliki ciri khas dan keunikan dan gerak tarian nya yang beragam dan berbeda-beda antar daerah.

Sebagai contoh gerakan tari pada tarian tradisional Melayu dan Sunda dilakukan selalu bertepatan dengan ketukan dengan tenaga yang sedang.

Tari Jawa cenderung dilakukan dengan gerak lambat dan tenaga sedang. Gerak tari Bali dilakukan dengan tenaga dan waktu gerak yang bervariasi.

Perbedaan-perbedaan tersebut diakibatkan oleh tenaga yang dikeluarkan, ruang gerak, dan waktu gerakan yang berbeda-beda antara masing-masing tarian

gerakan tari yang memiliki unsur tenaga yang kuat, gerakan nya dilakukan secara rampak oleh para penari, seorang penari yang diangkat oleh beberapa penari lainnya seperti mengangkat sebuah benda berat, yang memiliki arti tenaganya kuat.

Tenaga yang digunakan oleh penari untuk menyangga temannya tentu lebih besar dibandingkan dengan tenaga penari yang diangkat. Kekuatan tenaga untuk menahan beban berat temannya tertumpu pada kedua tangan.

Begitu pula dalam setiap melakukan gerak, tentunya dibutuhkan tenaga. Penggunaan dalam tenaga memiliki intensitas kuat, sedang dan lemah tergantung cara penggunaan atau penyaluran tenaga tersebut.

Pose gerak menunjukkan ruang gerak luas yang terlihat antara badan dan lengan yang dilakukan penari secara berkelompok. Semua penari melakukan ruang gerak yang sama. Gerak di dalam ruang dapat dilakukan sendiri, berpasangan atau kelompok.

Selain memerlukan tenaga dan ruang, gerak juga memerlukan waktu. Setiap gerakan yang dilakukan membutuhkan waktu. Perbedaan cepat atau lambat gerak berhubungan dengan tempo. Jadi tempo adalah : cepat atau lambatnya gerak yang dilakukan.

Fungsi dari tempo pada gerak tari adalah untuk memberikan kesan dinamis sehingga tarian menjadi enak untuk dinikmati.

pose gerak hormat penari yang satu dengan penari yang lainnya berbeda. Penari yang satu dilakukan dengan tempo yang lebih cepat, sementara penari berikutnya dilakukan dengan tempo yang lambat, pengaturan tempo tersebut dilakukan secara berbeda dengan melakukan gerakan yang sama.

UNSUR-UNSUR SENI TARI


Apa saja unsur yang terdapat dalam seni tari? Unsur-unsur dalam tari terdiri atas beberapa jenis, unsur-unsur itu merupakan satu kesatuan yang tidak dapat diabaikan dan tidak dapat dipisahkan antara yang satu dengan lainnya.

Dalam seni tari unsur-unsur itu terdiri dari beberapa jenis yaitu: Gerak, Tenaga, Irama atau ritme, Ruang, wirasa dan harmonis.Berikut penjelasan lengkap nya

(a) GERAK dan GERAKAN

Gerakan adalah media utama dalam tari, sebab gerak merupakan unsur baku atau subtansi dasar dari tari. Ide gagasan bermula dari gerak keseharian, bermain, olah raga, dan sebagainya lalu diolah kedalam bentuk stilasi dan distorsi lalu di dikomposisikan dan disusun berdasarkan kebutuhan dari ungkapan tarian sehingga menjadi satu komposisi atau koreografi.

Terdapat dua jenis gerak tari yaitu gerak maknawi adalah gerak yang mempunyai arti, dan gerak murni gerak tari yang tidak mempunyai arti khusus dimana ungkapan gerak seutuhnya untuk keindahan gerak semata.Wiraga yaitu kemampuan penari dalam melakukan/menarikan gerak dengan benar dan baik.

(b) TENAGA

Tenaga dalam tarian terdiri atas tenaga kuat dan tenaga lembut, keduanya digunakan untuk mengawali, mengendalikan dan menghentikan gerak juga untuk membedakan adanya gerak yang bervariasi.

Baik tenaga kuat atau tenaga lebut keduanya dalam tari digunakan sesuai dengan kebutuhan ungkapan tarian seperti karakter,tema dan yang lainnya. Oleh sebab itu melalui unsur tenaga dapat membedakan jenis tarian yang satu dengan lainnya.

(c) RITME IRAMA

Ritme / irama adalah gerakan lambat, sedang dan cepat dalam tarian, setiap tarian dibawakan dengan ritme yang bervariasi sehingga tampak lebih menarik. Wirahma yaitu kemampuan penari dalam melaksanakan penghayatan secara musical.

(d) RUANG

Pengertian ruang dalam tari adalah tempat yang digunakan untuk kebutuhan gerak. Gerak yang dilakukan dalam ruang dapat dibedakan ;

(1) ruang sebagai tempat pentas dapat berupa arena, panggung proscenium, atau tempat pertunjukan lainnya.
(2) ruang diciptakan oleh penari saat membawakan tarian. Ketika penari menarikan gerak burung ruang yang digunakan akan lebih luas dibandingkan ketika penari menarikan gerak semut.

(e) WIRASA

Yaitu kemampuan penari dalam mengekspresikan dan menghayati tarian yang dibawakan sehingga mampu menentukan sifat atau karakter tarian. Seperti ekspresi tari gagah, ekspresi tari halus, ekspresi tari lincah dan sebagainya.

(f) HARMONIS

Yaitu keserasian serta keterpaduan dari seluruh komponen tari yaitu ; wiraga, wirahma, dan wirasa saat penari menari diatas panggung

Demikian penjelasan lengkap mengenai “KONSEP dan UNSUR Dasar Gerak SENI TARI Tradisional “ semoga bermanfaat . silahkan baca juga artikel terkait lainya dan jangan lupa komentarnya untuk masukan dan perbaikan nya. Makasih banyak untuk kunjungannya ke blog BukanTrik.


Posting Komentar

silahkan berkomentar dengan sopan

 
Top