0 Comment
Biografi KH Hasyim Asy’ari

Kisah-Sejarah-dan-Perjuangan-KH-Hasyim-Asy’ari

-Biografi KH Hasyim Asyari-Postedby-BukanTrik-, KH Hasyim Asyari lahir di desa gedang sebelah utara kota jombang jawa timur, pada hari selasa tanggal 24 djulhijah 1289 atau 14 februari 1871 wafat pada pukul 03.45 tanggal 7 ramadhan tahun 1366 hijriyah atau tanggal 25 juli 1947 masehi dalam usia 76 tahun

Ayahya bernama KH Asyari dari demak keturunan Raja Majapahit dari Jaka Tingkir (Brawijaya vi) jadi Jaka Tingkir adalah nenek moyangnya. Ibunya bernama Halimah atau Winih Putri Kyai Ustman Gedang Jombang , sejak usia 15 tahun KH Hasyim Asyari sudah harus berpisah dengan keluarga untuk menuntut ilmu

Pertama-tama ia belajar di pesantren wonoboyo probolinggo lalu pindah kepesantren langitan babad lamongan lalu di pesantren yang diasuh kh cholil bangkalan Madura dan terakhir di pesantren siwalan panji sidorejo

Sebelumnya KH Hasyim Asy’ari pernah menuntut ilmu di tanah suci makkah al mukarrohmah pada tahun 1308 hijriyah dan tinggal disana selama beberapa tahun . beliau belajar dari para tokoh ulama terkenal yang mengajar di masjidil Haram waktu itu, di antara guru beliau adalah Syeh Khatib Al Mingankabawi yang juga guru dari KH Achmad Dahlan

Beberapa saaat kemudian hasyim asyari mendirinkan pesantren dan madrasah pesantren yang didirikan oleh KH Hasyim Asyari ini terketak didesa tebu ireng jombang jawa timur. Kehidupan KH Hasyim Asyari banyak diisi dengan perjuangan demi tanah airnya yang saat itu belum merdeka .

perlawanannya terhadap kaum penjajah diwujudkan dalam bentuk ucapan dan tindakan-tindakan nyata dinatara sekian banyak fatwa yang beliau serukan ialah haram hukumnya umat islam Indonesia bekerja sama dengan kaum penjajah belanda dalam bentuk apapun

beliau juga mengeluarkan fatwa untuk selalu melawan kaum penjajah belanda fatwa-fatwa beliau ternyata terdengar luas ke seluruh wilayah Indonesia.

Panglima Besar Jenderal Sudirman dan tokoh pejuang Bung Tomo serta yang laiN nya memiliki hubungan langsung dengan KH Hasyim Asyari. Mereka sering meminta nasehat dan mengadakan tukar pikiran mengenai perjuangan bangsa.

Salah satu contoh fatwa Hasyim Asyari yang mampu membangkitkan semangat dan mengancam kekuasaan penjajah belanda ialah fatwanya tentang kewajiban berjihad bagi seluruh umat islam di indonesai dengan segenap kemampuan untuk merebut kemerdekaan dari tangak kaum penjajah belanda

Kaum muda menyambut seruan fatwa KH Hasyim Asyari tersebut dengan penuh semangat mereka datang berduyun duyun untuk bergabung dengan barisan para pejuang

Dimedan perang ribuan pejuang gugur sebagai pahlawan syahid karena telah berjuang pada jalan alloh walaupun nama-nama mereka tidak tertulis dalam daftar pejuang bangsa tetapi kenyataan sejarah tidak bisa disangkal bahwa kemerdekaan dinegeri in juga atas andil jasa mereka

Selaku seorang pemimpin islam kh hasyim asyari memiliki ita-cita yang sangat luhur. Beliau ingin agar di Indonesia terdapat masyarakat islami yang menerapkan ajaran dan norma-norma islam. Kh hasyim asyari juga punya keinginan menyatukan kekuatan dan perjuangan para ulama

Maka beliau mengumpulkan mereka dan mendirikan sebuah perkumpulan yang bernama “NU” Atau “Nahdatul Ulama” yang berarti kebangkitan para ulama atas kesepatan bersama KH hasyim Asyari kemudian dipilih sebagai pemimpin tertinggi perkumpulan tersebut

Menyusul terbentuknya perkumpulan ini, kaum penjajah belanda merasa resah terhadap kegiatan dan gerakan umat islam itu, mereka tahu para ulam telah berhimpun dalam sebuah perkumpulan yang mempunyai aturan-aturan dniri menurut catatan sejarah yang ada perkumpulan NU berdiri pada tahun 1926 masehi

KH Hasyim Asyari dianugerahi gelar pahlawan pergerakan nasional pada tahun 1964

Demikian penjelasan mengenai sejarah dan kisah “Biografi KH Hasyim Asy’ari” semoga dapat bermanfaat, terima kasih untuk kunjungan ke blog BukanTrik. Silahkan baca juga artikel terkait lainnya


Posting Komentar

silahkan berkomentar dengan sopan

 
Top