0 Comment
Keunikan RUMAH ADAT Nusa Tenggara Barat rumah loka samawa

Keunikan-RUMAH-ADAT-Nusa-Tenggara-Timur-dan-penjelasannya

-Rumah adat NTB-Postedby-BukanTrik-, Nusa Tenggara Barat merupakan provinsi di Indonesia yang berada di sebelah barat Kepulauan Nusa Tenggara. Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki dua pulau terbesar yaitu pulau Lombok yang terletak di barat dan Pulau Sumbawa yang terletak di timur. Ibu kota provinsi ini adalah kota Mataram yang berada di Pulau Lombok. Di sebelah utara, provinsi ini berbatasan dengan Laut Flores, bagian barat berbatasan dengan provinsi Bali, bagian timur berbatasan dengan provinsi Nusa Tenggara Timur, dan bagian selatan berbatasan dengan Samudra Hindia.

Di nusa tenggara barat terdapat suku Sumbawa yang mempunyai rumah adat bernama dalam loka samawa, rumah adat ini didirikan oleh pemerintahan Sultan Muhammad Jalaluddin Syah III di Pulau Sumbawa, tepatnya di kota Sumbawa Besar.rumah adat dalam loka ini diartikan sebagai istana atau tempat raja diambil dari kata dalam yang berarti memiliki arti istana atau rumah yang ada di dalam istana dan loka yang berarti dunia.

Rumah adat dalam loka somawa memiliki filosofi yang diambil dari ajaran agama islam yang tercermin dalam susunan bangunan kembar yang disokong atau ditahan oleh 98 pilar kayu jati dan 1 pilar pendek (pilar guru) yang dibuat dari pohon cabe. Jumlah dari seluruh tiang penyokong adalah 99 tiang yang mewakili 99 sifat Allah dalam Al-Qur’an (Asmaul Husna). Bangunan dalam loka menghadap ke selatan atu tepatnya ke arah Bukit Sampar dan alun-alun kota, ketika memasuki rumah ini terdapat ukiran khas daerah pulau Sumbawa yang disebut lutuengal.

Ukiran khas Pulau Sumbawa ini biasanya motif bunga dan juga motif daun-daunan. rumah adat dalam loka samawa hanya memiliki satu pintu akses yang besar untuk masuk dan keluar. Untuk masuk bisa melewati Tangga depan yang dimiliki Dalam Loka tidak seperti tangga pada umumnya, tangga ini berupa lantai kayu yang dimiringkan hingga menyentuh tanah dan lantai kayu tersebut ditempeli oleh potongan kayu sebagai penahan pijakan.

di dalam loka samawa terdapat dua bangunan yaitu bala rea dan graha besar yang mempunyai fungsi tersendiri. Dan terbagi menjadi 3 bagian yang penjelasannya sebagai berikut
Dibagian depan ada :
  • Lunyuk Agung : Di bagian depan bangunan terdapat ruangan bernama Lunyuk Agung yang berfungsi sebagai tempat musayawarah, resepsi atau acara pertemuan lainnya.
  • Lunyuk Mas : Di sebelah Lunyuk Agung terdapat ruangan yang bernama Lunyuk Mas, fungsinya adalah sebagai ruangan khusus untuk permaisuri, istri-istri menteri dan staf penting kerajaan ketika dilangsungkan upacara adat
  • Bala bulo : ada 2 lantai, lantai pertama berfungsi sebagai tempat bermain putra/putri raja dan lantai kedua berfungsi sebagai tempat permaisuri dan istri para bangsawan saat menyaksikan pertunjukan di lapangan istana. (Anak tangga menuju tingkat dua berjumlah 17 anak tangga. Jumlah tersebut mewakili 17 rukun sholat.)
Di bagian dalam ada :
  • Ruang dalam bagian barat : ruangan-ruangan ini hanya disekat oleh kelambu fungsinya adalah sebagai tempat shalat, di sebelah utaranya merupakan kamar tidur permaisuri dan dayang-dayang Ruang dalam bagian timur : terdiri dari empat kamar dan diperuntukan bagi putra/putri raja yang sudah berumah tangga di ujung utara ruangan ini adalah kamar pengasuh rumah tangga istana.
Di bagian belakang ada :
  • Ruang sidang : pada malam hari ruangan ini dijadikan tempat tidur para dayang.
  • Kamar mandi : memanjang dari kamar peraduan raja hingga kamar permaisuri
Demikian penjelasan lengkap mengenai nama“Keunikan RUMAH ADAT Nusa Tenggara Barat dan penjelasannya” semoga dapat bermanfaat, terima kasih untuk kunjungan ke blog BukanTrik. Silahkan baca juga artikel terkait lainnya


Post a Comment

silahkan berkomentar dengan sopan

 
Top