0 Comment

10-Macam-Alat-Musik-yang-Berasal-Dari-Provinsi-Maluku-Yang-Populer

-Alat Musik Tradisional Maluku-Postedby-BukanTrik-, maluku termasuk salah satu provinsi yang memiliki beragam jenis kebudayaan yang khas dilihat dari aneka alat musik yang beragam jenis dan unik , dari aneka jenis tarian dan seni lagu daerahnya yang khas dan sangat populer. banyak jenis alat musik yang berasal dari maluku yang bercampur dengan budaya luar dilihat dari sejarah asal muasal jenis alat musik yang terdapat di maluku.bagi sobat yang mencari tentang aneka macem jenis alat musik yang terdapat dan berasal dari maluku yang populer diantaraya sebagai berikut

1. Alat Musik Tahuri


Alat-Musik-Tahuri-Berasal-Dari-Maluku
Tahuri adalah terompet yang dikenal oleh masyarakat Maluku yang tinggal di pesisir pantai memiliki peralatan musik yang unik; sebuah kerang yang jika ditiup bunyinya akan terdengar nyaring. Semakin kecil ukuran kerangnya, semakin nyaring bunyinya dan semakin besar kerangnya bunyinya pun semakin rendah. Pada awalnya alat musik tahuri berfungsi sebagai alat komunikasi antara raja dan masyarakat, antara Raja dengan staf-staf negeri. Kemudian dalam perkembangannya tahuri juga berfungsi:/
  • Beberapa tata cara adat masih menggunakan Tahuri sebagai pemandu berlangsungnya acara adat istiadat.
  • Salah satu benda arkeologi.
  • Salah satu alat musik tradisional masyarakat Maluku 4. Sebagai cendramata atau souvenir baik untuk lokal maupun non lokal

2. Alat Musik Hawaiian

Alat-Musik-Hawaiian-Berasal-Dari-Maluku
Sepintas alat musik ini mirip Gitar listrik, namun ada yang berbeda dengan alat musik petik dari Maluku ini. Hawaian terbuat dari kayu dan logam. Hawaian termasuk alat musik non tradisional yang terbuat dari kayu dan mempergunakan aliran listrik sehingga fungsinya sama dengan gitar listrik. Alat musik ini mempunyai 8 dawai kawat dan menyetelnya mempergunakan nada tinggi 3,1,6,5 (mi, do, la, so) dan nada rendah 3,1,5,1 (mi, do, sol, do. hawaian dimainkan dengan cara dipetik dengan alat pemetik berbentuk kuku jari yang terbuat dari kulit kerang/plastik.

Cara membunyikan dawainya harus ditekan menggunakan alat khusus yang terbuat dari plat besi dan kaca sebesar ibu jari. Gema suaranya khas, panjang, meliuk-liuk dan digunakan untuk musik Hawaian, irama lautan teduh dan irama musik lainnya. Walaupun musik ini diadopsi dari bangsa Eropa sejak abad ke 16 M, namun sudah menjadi bagian dari kebudayaan Maluku. Perangkat musik hawaian terdiri dari hawaian, gitar, jukulele, rumba dan tifa. pada perkembangannya sat ini, musik hawaian dikreasikan dengan tambahan alat musik baru yaitu gitar bass listrik.

3. Alat Musik Jukulele

Alat-Musik-Jukulele-Berasal-Dari-Maluku
Jukulele adalah alat musik yang terbuat dari kayu dan kulit binatang. Jukulele atau juk termasuk alat musik petik jenis lut, berdawai 4 dan di stem dengan nada 5,1,3,6 (sol, do, mi, la). Jukulele merupakan salah satu alat musik non tradisional Maluku. Walupun musik ini diimpor dari bangsa Portugis sejak abad ke 15 M, namun sudah menjadi bagian alat musik tradisional Maluku.

Jukulele berfungsi sebagai pengiring musik Hawaian, keroncong dan lain-lain. Modifikasi jukulele kayu ke tempurung kelapa merupakan hasil masyarakat setempat

4. Alat Musik Suling Melintang


Alat-Musik-suling-melintang-Berasal-Dari-Maluku

Suling Melintang adalah alat musik sejenis suling yang terbuat dari bambu. Suling melinang sangat terkenal di daerah Maluku dengan nama Floit. Alat musik ini dimainkan lebih dari 30 orang dalam bentuk akord suara 1,2,3,4. Cara mempergunakannya sama dengan di dunia barat, sebab memiliki suara sopran, alto, tenor dan bass. Suling ini merupakan alat musik impor yang mendapat pengaruh bangsa Portugis dan Belanda yang sangat digemari masyarakat tradisional.

Alat musik ini dibuat dari seruas bambu yang salah satu ujungnya diberi penyekat sesuai dengan diameter suling yang dilengkapi dengan 6 lubang nada dan satu lubang tiup. Permainan musik ini ditampilkan pada saat penyambutan tamu, pengiring orkes, resepsi, dan pengiring lagu gerejawi. Selain itu, suling dapat dipadukan dengan alat musik tradisional lain dan alat musik modern.

5. Alat Musik Rumba

Alat-Musik-Rumba-Berasal-Dari-Maluku

Rumba adalah alat musik yang terbuat dari kayu dan buah labu. Rumba adalah alat musik ritmis yang digolongkan dalam jenis perkusi. Rumba merupakan alat musik khas Cuba, kemungkinan dibawa ke Ambon oleh pedagang Spanyol atau Portugis. Rumba terbuat dari tempurung kelapa yang diisi dengan pasir kasar atau batu kecil-kecil dan diberi pegangan dari kayu, kemudian digoyang-goyang mengiringi irama lagu gembira. Rumba dimainkan secara berpasangan sebagai pengiring musik Hawaian.

6. Alat Musik Suling Paruh


Alat-Musik-Suling-Paruh-Berasal-Dari-Maluku

Suling Paruh adalah alat musik yang terbuat dari bambu. suling paruh terbuat dari seruas bambu dengan salah satu ujungnya disumbat kayu dengan irisan miring berbentuk paruh, yang sekaligus berfungsi sebagai celah udara untuk meniup. Terdapat 7 lubang nada pada sisi depan dan satu lubang di sisi belakang sebagai lubang jari. Suling Paruh berfungsi untuk mengiring musik Sawat.

Pola ritme suling sangat rumit, namun kerumitan itu tidak menghasilkan karakter bunyi dari musik lain. Melodi suling dalam musik Sawat yang mengandung berbagai ornamen mengindikasikan bahwa leluhur Maluku memiliki cara berfikir dan pola tingkah laku yang adaptif dan tebuka.

7. Alat Musik Tifa

Alat-Musik-Tifa-Berasal-Dari-Maluku
Tifa merupakan alat musik khas Indonesia bagian Timur, khususnya Maluku dan Papua. Alat musik ini bentuknya menyerupai kendang dan terbuat dari kayu yang di lubangi tengahnya. Ada beberapa macam jenis alat musik Tifa seperti Tifa Jekir, Tifa Dasar, Tifa Potong, Tifa Jekir Potong dan Tifa Bas.

Tifa mirip dengan alat musik gendang yang dimainkan dengan cara dipukul. Alat musik ini terbuat dari sebatang kayu yang dikosongi atau dihilangi isinya dan pada salah satu sisi ujungnya ditutupi, dan biasanya penutupnya digunakan kulit rusa yang telah dikeringkan untuk menghasilkan suara yang bagus dan indah. Bentuknyapun biasanya dibuat dengan ukiran. Setiap suku di Maluku dan Papua memiliki tifa dengan ciri khas nya masing-masing.

Tifa biasanya digunakan untuk mengiringi tarian perang dan beberapa tarian daerah lainnya seperti tari Lenso dari Maluku yang diiringi juga dengan alat musik totobuang, tarian tradisional suku Asmat dan tari Gatsi.

Alat musik tifa dari Maluku memiliki nama lain, seperti tahito atau tihal yang digunakan di wilayah-wilayah Maluku Tengah. Sedangkan, di pulau Aru, tifa memiliki nama lain yaitu titir. Jenisnya ada yang berbentuk seperti drum dengan tongkat seperti yang digunakan di Masjid . Badan kerangkanya terbuat dari kayu dilapisi rotan sebagai pengikatnya dan bentuknya berbeda-beda berdasarkan daerah asalnya.

8. Alat Musik Gong Sedang

Alat-Musik-Gong-Sedang-Berasal-Dari-Maluku
Gong Sedang adalah alat musik pukul yang terbuat dari kuningan. Bagian depannya dihias dengan motif 2 ekor naga yang mengandung arti kekuatan dan pengaruh motif dari negeri Cina. Gong dimainkan sebagai pengiring tari-tarian tradisional (seperti tari Cakalele). Setiap tabuhan bunyi gong memiliki makna tersendiri. Dengan demikian, para leluhur orang Maluku secara arif tidak menutup diri terhadap pengaruh budaya dari luar

9. Alat Musik Gong Totoboang


Alat-Musik-Gong-Totoboang-Berasal-Dari-Maluku

Sama seperti Gong sedang, gong Totoboang terbuat dari kuningan. Totoboang berasal dari kata tetabuhan yang dalam terminologi bahasa Jawa berarti bermain gamelan. Genre musik ini terdiri dari gong atau dalam bahasa Melayu Ambon disebut "totobuang" yang ditata secara diatonik berjumlah 12 - 14 buah.

10. Alat Musik Arabuba


Alat-Musik-Arabuba-Berasal-Dari-Maluku

Arababu adalah alat musik gesek jenis rebab yang terbuat dari bambu, wadah gemanya terbuat dari kayu, bambu atau tempurung

Demikian penjelasan lengkap mengenai macam macam nama “ Jenis Alat Musik tradisional yang berasal dari Maluku dan Maluku Utara” semoga dapat bermanfaat, terima kasih untuk kunjungan ke blog BukanTrik. Silahkan baca juga artikel terkait lainnya


Posting Komentar

silahkan berkomentar dengan sopan

 
Top