0 Comment
Biografi Singkat Agustinus AdiSucipto Sebagai Tokoh Penerbangan Indonesia

Biografi-Singkat-Agustinus-Adi-Sucipto-Sebagai-Tokoh-Penerbangan-Indonesia

Adi sucipto dilahirkan pada tanggal 4 juli 1916 di salatiga yogyakarta setelah menepuh pendidikan mulo (meeruitgebreid lager onderwijs) ia melanjutkan pendidikanya ke ams bagian b di semarang dan kemudian bersekolah di perguruan tinggi kedokteran jakarta meski tidak tamat ia kemudian masuk sekolah penerbangan (militaire luchtvaaart opeiding school di kalijati) jawa barat

Bakat dan keterampilannya berkembang sangat pesat setelah ia memasuki dunia kedirgantaraan ia berhasil memperoleh brevet penerbangan tingkat atas selepas dari pendidikan penerbangannya adi sucipto bertugas di skuadron pengintai udara. Setelah indonesia merdeka adi sucipto di tunjuk menjadi staf angkatan udara republik indonesia

Adi sucipto bergerak cepat membangun kekuatan angkatan udara indonesia yang masih sangat minim sarana serta prasarananya tersebut ia memandang perlu serta mendesak bagi indonesia. Untuk mempunyai para penerbang ia pun mendirikan sekolah penerbangan di maguwo yogyakarta adi sucipto melakukan penerbangan bersejarahnya pada tanggal 2 oktober 1945 dengan mengemudikan pesawat terbang jenis cureng dengan tanda merah putih di kedua sayapnya pesawat terbang rongsokan yang berhasil diperbaiki

baca juga


Keberhasilan adisucipto menerbangkan pesawat cureng tersebut membuatnya di gelari bapak penerbangan indonesia ketika belanda melancarkan agresi i adisucipto beserta abdulrahman saleh adi sumarmo dan F.A gani mendapat tugas ke singapura untuk membawa bantuan dari palang merah malaya dan india. Dengan pesawat terbang jenis dakota (DC-3) bernomor registrasiVT-CLA

mereka berhasil membawa obat-obatan bantuan tersebut beberapa saat sebelum pesawat tersebut mendarat di lapangan terbang maguwo. Pesawat pemburu belanda berhasil menembak pesawat dakota vt-cla tersebut hingga jatuh dan terbakar di daerah ngoto selatan yogyakarta mas agustius adisucipto , gugur dalam peristiwa yang terjadi pada tanggal 29 juli 1947 tersebut

Komodor muda udara mas agustinus adisucipto dimakamkan di taman makam pahlawan pekuncen yogyakarta, pemerintah indonesia selain mengangkatnya selaku pahlawan nasional pada tahun 1947 juga mengabadikan nama nya untuk mengganti nama lapangan terbang maguwo yogyakarta

baca juga



Posting Komentar

silahkan berkomentar dengan sopan

 
Top