Senjata Tradisional Lampung (Nama, Jenis dan penjelasan gambar lengkap )

Senjata Tradisional Lampung (Nama, Jenis dan penjelasan gambar lengkap )

Senjata-Tradisional-Lampung-Nama-Jenis-dan-penjelasan-gambar-lengkap

-Senjata Tradisional Lampung-Postedby-BukanTrik-, Senjata umumnya identik dengan nilai-nilai simbol kejantanan dan keperkasaan bagi seorang lelaki.di Negara Indonesia tercinta senjata di masing-masing daerah memiliki beberapa kemiripan dan kesamaan dilihat dari nama, jenis serta bentuk dari senjata itu sendiri. Mungkin karena senjata pada zaman kerajaan dulu di gunakan oleh para kesatria dan para abdi kerajaan

Lampung termasuk salah satu daerah di Indonesia yang memiliki beberapa ragam jenis senjata tradisional yang memiliki kesamaan nama jenis tradisional diantaranya adalah senjata tradisional Badik dimana senjata tradisional badik terdapat kemiripan antara badik Sulawesi Selatan dan badik Lampung, yaitu yang terlihat dari gagangnya yang bengkok, bilah yang asimetris dan meruncing, serta memiliki hiasan pamor atau bercak pada bilah (mata pisau) akibat percampuran bahan logam yang digunakannya.

Menurut ukurannya, Badik Lampung bisa digolongkan ke dalam dua jenis , yakni badik kecil dan Siwokh.

Badik kecil umumnya memiliki bilah yang berukuran tidak lebih dari 11 cm, dengan lebar sekitar 2 cm. Sedangkan Siwokh, panjang mata pisaunya lebih dari 19 cm, dan lebarnya lebih dari 2 cm. Berdasarkan karakteristik bilahnya, yakni berlubang atau tidak berlubang, badik badik kecil maupun Siwokh memiliki istilah tersendiri, yakni Badik/Siwokh Bebai (perempuan) untuk yang berlubang, dan Badik/Siwokh Ragah (laki-laki) untuk yang tidak berlubang.

Senjata bisa menjadi pekarang ampuh bagi para pemegangnya , karena para pemegang senjata akan membuat senjata dengan menambahkan aura mistis maupun dengan menambahkan ramuan bisa (racun) sehingga pada zaman dahulu senjata bisa menjadi barang yang berharga dengan di jaga dan di rawat serta dipusti-pusti.

Begitu pun dengan senjata badik,dimana badik tua/lama diyakini memiliki kualitas yang lebih baik di banding dengan senjata badk yang di buat zaman sekarang. Salah satu indikator untuk mengujinya, yakni dengan cara menyentil ujung badik, di mana badik tua akan terdengar lebih nyaring dibandingkan dengan badik produksi masa kini. Badik tua juga diyakini mengandung warangan (bisa), yang membuat luka akibat goresannya akan sulit disembuhkan. Tidak hanya pada manusia, konon pohon pun jika terkena goresan badik tua yang mengandung warangan akan mengering dan mati.

Senjata tradisional Badik Lampung memiliki pamor : Seperti halnya keris, Badik juga umumnya dihiasi dengan pamor atau motif bercak pada bilah akibat percampuran logam dan teknik pembakaran serta proses penempaan. Seorang pandai badik dituntut untuk menguasai teknik-teknik pembuatan hiasan pamor tersebut, karena pamor merupakan salah satu unsur penting dalam badik, yang memuat, baik nilai artistik maupun spiritual. Beberapa pola pamor dalam Badik Lampung yang sering disebut “bayang” adalah bayang capit, bayang sai, bayang pekhancang, pebayang khancang, khancang, laman tundun, khancang batu, khancang seribu, dan singa dawan.

Semoga artikel tentang senjata tradisional lampung bisa menjadi salah satu khasanah budaya nusantara yang dapat di lestarikan dan di jaga oleh para generasi zaman now

Kisah Sejarah Sutoyo Siswomiharjo Sebagai Pahlwan Revolusi

Kisah Sejarah Mayjen anumerta Sutoyo Siswomiharjo Sebagai Pahlwan Revolusi

Kisah-Sejarah-Sutoyo-Siswomiharjo-Sebagai-Pahlawan-Revolusi

-Biografi Mayjen sutoyo siswomiharjo-Postedby-BukanTrik-, Sutoyo Siswomiharjo dilahirkan dikebumen ,jawa tengah pada tanggal 28 agustus 1922sebelum jepang menduduki wilayah Indonesia ia sudah berhasil menamatkan pendidikannya di sma jurusan pasti alam (AMS bagian B) pada masa pendudukan jepang ia mendapat kesempatan untuk belajar di balai pendidikan pegawai tinggi di Jakarta setelah menyelesaikan pendidikan itu dia diangkat menjadi pegawai negeri pada kantor kabupaten dikota kelahirannya

setelah proklamasi kemerdekaan sutoyo pun berganti haluan dengan memasuki tentara keamanan rakyat (TKR) bagian kepolisian , bagian itu di kemudian hari berkembang menjadi corps polisi militer (CPM) dia kemudain diangkat menajdi ajudan colonel gatot subroto, apnglima divisi ii corps polisi militer dan gubernu militer daerah Surakarta pada tahun 1946

karirnya dalam jajaran kemiliteran meningkat dengan menjabat sebagai kepala bagian organisasi resimen ii polisi militer di purworejo, ia pernah juga menjabat kepala staf polisi militer Yogyakarta dan komadan CPM detasemen iii Surakarta

karena kecakapan dan prestasinya, pada tahun 1954 ia diangkat sebagai kepala staf markas besar polisi militer, jabatan itu disandangnya hanya selama 2 tahun karena pengangkatannya sebagai asisiten atase militer RI untuk kerajan inggris di laondon, setelah mengikuti pendidikan di seskoad ( sekolah staf angkatan darat) dibandun g ia ditunjuk sebagai pejabat semn=entara inspektur kehakiman/ orditur jenderal angkatan darat(irkeh/ojen AD)

pada tahun 1965 pertentangan antara AD dan PKI mencapai puncaknya. PKI dengan agitasi dan rekayasa politiknyadapat melemahkan kedudukan partai politik lainnya. AD merupakan kesatuan yang masih kuat dapat bertahan dari pengaruh PKI , situasi itu menimbulkan apa yang disebut sebagai segitiga kekuasaan yaiut presiden , PKI dan AD

Presiden soekarno berusaha keras menciptakan keseimbangan antara AD dan PKI , hal itu di bangun untuk mempertahankan “semangat revolusioner” yang diharapkan dapat menyatukan seluruh kekuatan politik (samenbundeling van alle polielike krachien)

Keseimbangan itu pecah ketika kelolmpok yang kemudian dinamakan G 30 S/PKI mengadakan aksi terror dan pembunuhan beberapa jenderal, brigadri jenderal sutoyo sebagai inspektur kehakiman/ oditur jenderal AD tentu tidak menyetujui pembentukan angkatan ke 5 yang akan menambah keruhnya suasana karena ada pihak lain yang memiliki senjata selain militer

Angkatan ke 5 yang terdiri dari para buruh dan petani yang merupakan basis PKI yang sangat kuat dan yang akan mudah digunakan oleh partai itu untuk tujuan politiknya. Oleh karena itu sutoiyo termasuk pejabat penting yang diculik pada tanggal 1 oktober 1965 dini hari dan dibunuh dengan kejam oleh para penculiknya

Jenazahnya bersama para jenderal lainnya kemudian diketemukan di sebuah sumur di lubang buaya untuk dimakamkan ditaman pahlawan kalibata Jakarta sutoyo siswomiharjo merupakan perwira yang berprestasi ia meniti kariernya di jajaran militer dari bawah dengan terus belajar dan berusaha dia akhirnya mendapat kedudukan tinggi namun kedudukan itu dihayatinya sebagai pengabdian kepada bangsa dan negaranya

Nama PAKAIAN ADAT Tradisional NUSA Tenggara Timur keterangan dan penjelasan

Nama PAKAIAN ADAT Tradisional NUSA Tenggara Timur

Nama-PAKAIAN-ADAT-Tradisional-NUSA-Tenggara-Timur-keterangan-dan-penjelasan

-Baju adat NTT-postedby-BukanTrik-,  Nusa Tenggara Timur terdiri dari pulau-pulau yang memiliki penduduk (suku) yang beraneka ragam, dengan latar belakang yang berbeda-beda. tapi merupakan masyarakat yang heterogen, selain terlihat dari perbedaan ciri-ciri fisik juga menunjukan bermacam suku-bangsa dengan latar belakang sejarah, bahasa dan tata kehidupan adat yang berbeda pula.

Di Pulau Timor didiami oleh suku bangsa : Atoni atau Dawan, Tetun (Belu), Buna, dan Kemak. Suku bangsa Kisar di Pulau Kisar, suku bangsa Alor di Pulau Alor dan suku bangsa solor di Pulau Sokor. Selain itu terdapat suku bangsa Helong di Pulau Semau, suku Sabu di pulau Sabu, suku Sumba di Pulau Sumba, suku Rote di Pulau Rote, serta suku bangsa Manggarai, Ngada, Ende, Lio, Sikka, dan Larantuka di Pulau Flores.

Selain beragam suku , beragam budaya , beragam adat istiadat juga dalam hal berpakaian atau berbusana. Dalam pakaian adat setiap suku memiliki keunikan dan ciri khas masing berikut penjelasan nya

Pakaian Harian di Kupang


Sehari-hari masyarakat Kupang dari berbagai suku mengenakan pakaian hampir seperti busana upacara adat namun tidak menggunakan aksesori dan perhiasan.

Pria mengenakan selimut dan kemeja putih dilengkapi dengan ikat pinggang besar dan dipergagah dengan pengikat bernama destar.

Sedangkan wanita memakai sarung dengan teknik dua kali lipatan dan dililit pada pinggang agar sarung tidak melorot jatuh ke bawah. Untuk bagian atas dikenakan kebaya saja yang disulam menyerupai kutang atau bra.

Pakaian Adat Pria Rote


Ti’i langga, yaitu penutup kepala yang berbentuk mirip dengan topi sombrero dari Meksiko. Ti’i langga terbuat dari daun lontar yang dikeringkan. Karena sifat alami daun lontar yang makin lama makin kering, maka ti’i langga pun akan berubah warna dari kekuningan menjadi makin cokelat. Bagian yang meruncing pada topi tersebut makin lama tidak akan tegak, tetapi cenderung miring dan sulit untuk ditegakkan kembali. Konon hal tersebut melambangkan sifat asli orang Rote yang cenderung keras. Selain itu, ti’i langga juga merupakan simbol kepercayaan diri dan wibawa pemakainya.

Ti’langga merupakan aksesoris dari pakaian tradisional untuk pria Rote. Tetapi pada saat-saat tertentu, misalnya pada saat menarikan tarian tradisonal foti, perempuan menggunakan penutup kapala ini.

Baju

Baju adat rote berupa kemeja berlengan panjang berwarna putih polos. Tubuh bagian bawah ditutupi oleh sarung tenun berwarna gelap, kain ini menjuntai hingga menutupi setengah betis. Motif dari kain ini bermacam-macam, bisa berupa binatang, tumbuhan yang ada tersebar di di kawasan Nusa Tenggara Timur. Dari motif yang nampak dari kain tenun tersebut dapat dilihat daerah asal pembuatan kain tenun tersebut.

Asesories

Sebagai aksesoris sehelai kain tenun berukuran kecil diselempangkan di bagian bahu. Motifnya serasi dengan kain tenun pada sarungnya. Selain itu, sebilah golok juga diselipkan di pinggang depan.

Pakaian Adat Wanita Rote


Biasanya mengenakan baju kebaya pendek dan bagian bawahnya mengenakan kain tenun. Salah satu motif yang sering digunakan untuk menghiasi pakaian adat ini adalah motif pohon tengkorak.

Asesories

Sehelai selendang menempel pada bahunya. Rambut disanggul dan memakai hiasan berbentuk bulan sabit dengan tiga buah bintang. Hiasan tersebut disebut bulak molik. Bulan molik artinya bulan baru. Hiasan ini terbuat biasanya terbuat dari emas, perak, kuningan, atau perunggu yang ditempa dan dipipihkan, kemudian dibentuk sedemikian rupa hingga menyerupai bulan sabit.

Selain itu, Aksesoris lainnya adalah gelang, anting, kalung susun (habas), dan pending. Kalung susun atau habas terbuat dari emas atau perak yang merupakan warisan turun-temurun dari sebuah keluarga suku Rote. Terkadang, ada yang menanggap bahwa habas merupakan benda keramat yang dianggap memiliki kekuatan gaib.

Selain habas, aksesoris lainnya adalah pending. Pending merupakan perhiasan yang terbuat dari kuningan, tembaga, perak dan emas dan biasa dipakai di bagian pinggang. Motif yang sering muncul sebagai hiasan pending adalah motif bunga atau hewan unggas.

Suku Sabu

Suku Sabu merupakan suku mayoritas di Pulau Sabu atau Rai Hawu, bagian Kabupaten Kupang. Merupakan pulau terpencil dengan luas 460,78 kilo meter persegi berpenduduk sekitar 30.000 jiwa dengan sifat mobilitas tinggi. Karena itu penyebarannya keseluruh Nusa Tenggara Timur cukup menyolok. Dari Kabupaten Kupang Pulau tersebut dapat dijangkau dengan kapal laut selama 12 jam berlayar atau 45 menit dengan pesawat.

Pakaian Adat Pria Sabu
  • kemeja berlengan panjang berwarna putih polos. 
  • Tubuh bagian bawah ditutupi oleh sarung tenun dan sehelai kain tenun berukuran kecil diselempangkan di bagian bahu. 
  • Destar pengikat kepala sebagai lambang kebesaran/kehormatan disertai dengan mahkota kepala pria yang terdiri dari tiga tiang terbuat dari emas. 
  • Ikat pinggang/sabuk yang memiliki 2 kantong pengganti dompet/tas Habas/perhiasan leher terbuat dari emas
Pakaian Adat Wanita Sabu
  • Biasanya mengenakan baju kebaya pendek dan bagian bawahnya mengenakan kain tenun dua kali lilitan dan tanpa asesories.
  • Sarung wanita yang diikat bersusun dua pada pinggul dan sedada
  • Pending (ikat pinggang terbuat dari emas).Gelang emas dan gading yang dipakai pada upacara adat/perkawinan
  • Muti salak/kalung dan liontin dari emas
  • Mahkota kepala wanita dan tusuk konde berbentuk uang koin/sovren/ uang emas pada zaman dahulu
  • Anting/giwang emas bermata putih/berlian
  • Sanggul wanita berbentuk bulat diatas/puncak kepala wanita

Suku Helong


Helong atau Halong sebuah suku yang mendiami pulau Semau atau pulau Timau. Suku Helong berasal dari Pulau Ambon. Helong sebenarnya berasal dari kata Halong, yang oleh orang yang tinggal disana susah untuk menyebutkan kata Halong dan lebih senang menyebutkannya menjadi Helong. Helong atau Halong adalah sebuah pulau di Ambon (Maluku) tempat dimana Suku Helong berasal.

Pakaian Adat Pria Helong
  • Selimut Helong besar diikat pada pinggang ditambah dengan selimut kecil
  • Kemeja pria (baju bodo)
  • Destar pengikat kepala
  • Muti leher atau habas
Pakaian Adat Wanita Helong
  • Sarung diikat pada pinggang ditutup dengan selendang penutup
  • Pending/ikat pinggang emas
  • Kebaya Wanita
  • Muti salak/muti leher dengan mainan berbentuk bulan
  • Perhiasan kepala bulan sabit/bula molik
  • Giwang (karabu)

Suku Dawan


Suku Dawan mendiami sebagian wilayah Kabupaten Kupang atau Amarasi, Amfoang, Kupang Timur dan Tengah atau Kabupaten Timor, Tengah Selatan, Timor Tengah Utara dan sebagian Kabupaten Belu ( bagian perbatasan dengan Kabupaten Timor Tengah Utara).

Pakaian Adat Pria Amarasi
  • Selimut besar pria diikat pada pinggang ditambah dengan selimut penutup dan selendang
  • Ikat pinggang pria
  • Kemeja pria (baju bodo)
  • Kalung habas emas berbandul gong
  • Muti salak
  • Ikat kepala atau destar dikombinasi dengan hiasan tiara
  • Gelang Timor 2 buah
Pakaian Adat Wanita Amarasi
  • Sarung diikat pada pinggang
  • Selendang penutup dan pending
  • Kebaya lengan panjang
  • Kalung muti salak, habas dan gong (liontin)
  • Hiasan kepala bulan sabit
  • Tusuk konde koin 3 buah dan sisir emas
  • Giwang (karabu)
  • Gelang kepala ular 2 buah (sepasang)

Senjata Tradisional Sumatera Barat Nama jenis dan penjelasan

Nama Jenis Senjata Tradisional Sumatera Barat padang minangkabau

Senjata-Tradisional-Sumatera-Barat-Nama-Jenis-dan-Penjelasan-Lengkap

-Senjata Tradisional Padang-Postedby-BukanTrik-,  Sumatera Barat termasuk salah satu provinsi yang di diami oleh etnis (suku) melayu minangkabau,. Provinsi sumatera barat memiliki jumlah penduduk sebanyak 4.846.909 jiwa dengan mayoritas beragama Islam. Provinsi ini terdiri dari 12 kabupaten dan 7 kota dengan pembagian wilayah administratif sesudah kecamatan di seluruh kabupaten (kecuali kabupaten Kepulauan Mentawai) dinamakan sebagai nagari.

Sumatera barat juga memiliki ragam budaya khas dan senjata tradisional sebagai Senjata yang mematikan yang umumnya dipakai oleh para pendekar silat Minang . ada beberapa nama dan jenis senjata tradisional yang berasal dari sumatera barat berupa keris, Karih, Kerambik, Rudiut, Piarit, belati, pedang panjang, sumpit

Senjata sejak zaman prasejarah sangat dibutuhkan dan digunakan dalam pencapaian kelangsungan hidup masyarakatnya misalnya digunakan untuk berburu dan menjaga diri dari serangan musuh /lawan. Seiring perkembangan zaman senjata banyak digunakan(di fungsikan) oleh beberapa kumpulan orang seperti suku sebagai identitas budaya.

Itu tercermin dalam adat tradisi budaya di Indonesia dimana suku dan adat istiadatnya sangat beragam karena kontur geografis Indonesia yang berupa kepulauan sehingga akan sangat berbeda senjata tradisional yang digunakan oleh setiap daerah dan suku yang tinggal di dataran tinggi atau pegunungan dengan daerah dan suku yang tinggal di daerah rendah atau pesisir.

Berikut penjelasan dari jenis nama nama senjata tradisional dari provinsi sumatera barat yang memilki keragaman dari bentuk dan fungsinya

1. Senjata tradisional Keris dari sumatera barat


senjata-tradisional-keris-sumatera-barat-padang-minangkabau

Keris merupakan salah satu jenis senjata tradisional yang sangat terkenal di beberapa daerah di nusantara dan salah satunya di Sumatera Barat, yang merupakan senjata tikam, yang memilki aura mistik dan kesaktian bagi yang memegangnya. keris memiliki bentuk yang unik yaitu bentuknya yang melekuk seperti bentuk ular dengan gagang yang berbeda beda bentuk.

2. Senjata tradisional karih dari sumatera barat


senjata-tradisional-karih-sumatera-barat-padang-minangkabau

Karih merupakan senjata yang biasa di gunakan sebagai pelengkap pakaian adat kaum pria minang kabau, yang bentuknya kecil seperti keris tetapi tidak berlekuk. Hulunya yang berukir agak melengkung ke bawah, sehingga lebih mudah untuk menggenggamnya.

3. Senjata tradisional Kerambit (Kurambiak) dari sumatera barat


senjata-tradisional-kerambit-sumatera-barat-padang-minangkabau

Kerambit adalah pisau genggam kecil berbentuk melengkung. Kerambit merupakan jenis senjata asli Meningkabau, Sumatera Barat. Kerambit tersebut senjata khas yang sangat berbahaya

Kerambit berasal dari Minangkabau, lalu kemudian dibawa oleh para perantau Minangkabau berabad yang lalu dan menyebar ke berbagai wilayah, seperti Jawa, Semenanjung Melayu dan lain-lain. Menurut cerita rakyat, bentuk kerambit terinspirasi oleh cakar harimau yang memang banyak berkeliaran di hutan Sumatera pada masa itu.

4. Senjata tradisional Ruduih dari sumatera barat


senjata-tradisional-ruduih-sumatera-barat-padang-minangkabau

Ruduih adalah senjata tradisional sejenis golok yang berasal dari budaya masyarakat Minang, Sumatera Barat. Senjata ini dapat dikatakan sebagai senjata perang. Sedangkan untuk berburu biasanya menggunakan sumpitan. Dan sejenis senjata tradisional yang paling terkenal di Minang adalah Karih yang merupakan senjata tikam selain belati. Keberadaan ruduih tercatat di dalam Museum Perjuangan Tridaya Eka Dharma, sebagai senjata yang digunakan dalam perang Manggopoh (1908).

5. Senjata Tradisional Plarik dari sumatera barat


senjata-tradisional-plarik-sumatera-barat-padang-minangkabau

Plarik adalah senjtara tradisional minang yang berbentuk sejenis senjata tombak tapi dengan mata tiga. Plarik termasuk salah satu senjata yang digunakan jarak jauh dan termasuk senjata mematikan

6. Senjata Tradisional Sumpitan dari sumatera barat


senjata-tradisional-sumpitan-sumatera-barat-padang-minangkabau
Sumpitan termasuk salah satu senjata jarak jauh yang biasanya di gunakan oleh masyarakat pedalam di indonesia sebagai senjta untuk berburu bintang binatang di hutan dan umumnya bintang dengan postur yang besar

7. Senjata tradisional belati dari sumatera barat


senjata-tradisional-belati-sumatera-barat-padang-minangkabau
Belati termasuk salah satu jenis senjata rahasia dengan ukuran bentuk senjata kecil dan biasanya di selipkan dibagian yang tersembunyi sehingga tidak tampak oleh musuk biasa di gunakna untuk jarak dekat maupun jarak jayuh

Semoga artikel tentang senjata tradisional sumatera barat bisa menjadi salah satu khasanal budaya nusantra yang dapat di lestarikan dan di jaga oleh para generasi zaman now

Sejarah Kisah Laksaman Laut R.E Martadinata Sebagai Pahlawan Nasional

Sejarah Kisah Laksaman Laut R.E Martadinata Sebagai Pahlawan Nasional

Sejarah-Kisah-Laksaman-Laut-RE-Martadinata-Sebagai-Pahlawan-Nasional

-Biografi Laksamana Re Martadina-Postedby-BukanTrik-, Setelah meletus gerakan 30 september G30S/PKI terjadi pertentangan dalam tubuh angkatan laut republik indonesai (ALRI) pertentangan itu dapat sangat membahayakan karena menjurus ke bentrokan senjata laksamana raden edi martadinata sangat berperan dalam mendamaikan pihak-pihak yang bersengketa

Berkat integritas pribadinya yang tidak memihak keadaan yang sudah kritis itu dapat diulihkan dan kesatuan ALRI dapat tetap dipertahankan. Edy martadinata setelah tamat AMS melanjutkan studinya ke zeevaart school (sekolah pelayaran) di surabaya karena pendidikannya itu ia pada masa pendudukan jepang bekerja sebagai aspiran dan penterjemah pada sekolah pelayaran tinggi di semarang

Indonesia yang merupakan negara kepulauan sangat memerlukan tenaga untuk menjaga keamanan lautnya , kebutuhan itu sangat mendesak sesdah prolamsi kemerdekaan RI. Marta dinata berinisiatif membentuk dan memimin badan keamanan rakyat laut (BKR-LAUT) JAWA BARAT. Bkr laut itu menjadi cikal bakalTNI -AL dikemudian hari. Karena tindakannya itu ia diangkat menjadi kepala staf operasi pad markas besar ALRI di yogyakarta

Disamping itu ia ditugasi untuk mengepalia pendidikan dan latihan opsir di sarangan . pada taun 1950 ia ditunjuk sebagai kepal staf komando daerah maritim surabaya Pada awal tahun 1950an berbagai pergolakan daerah harus diselesaikan oleh pemerintah pusat dijakarta , edy martadinata ikut memadamkan pemberontkan andi aziz di sulawesi selatan, pada tahun 1953 ia mendapat tugas belajar ke amerika serikat sepulang dari negeri paman sam itu di perbantukan di departemen luar negeri namun dalam tubuh ALRI

pada waktu itu timbul perselisiah memprihatinkan perselisihan dapat diselesaikan berkat bantuan martadinata pemerintah kemudian mengangkat kolonel martadinata sebagai -ejabat kepala staf ALRI menggantikan laksamana subiyakto

pria kelahiran bandung pada tanggal 29 maret 1921 itu tidak menyetujui aksi Parta Komunis Indonesa (PKI) Dan g 30 s-nya martadinata ikut aktif menanggulangi berbagai ekses lain seperi demonstrasi rakyat dan mahasiswa. Ia pun mengundurkan diri dari jabatan menteri pada bulan februari 1966 ia kemudian diangkat menjadi duta besar ri untuk pakistan

dalam rangka hari ulang tahun ABRI ke 21 pada tanggal 5 oktober 1966 ia berkunjung ke indonesia bersama dengan 3 tamu dari pakistan yaitu kolonel laut maswar dan istri, isteri deputy i kepala staf angkatan laut pakistan nyonya rauf ia mengadakan perjalanan dari jakarta ke bandung dengan helikopter allouette milik alri helikopter yang ditumpangi menambrak lereng gunung di desa waringgul, antara cimacan dan puncak pass jawa barat peristiwa itu terjadi sehari sesudah HUT ABRI semua penumpangnya gugur termasuk laksamana R.E Martadinata dan pilot penerbangnya letnan laut charles willy kairupan

Senjata Tradisional Bengkulu Nama Jenis dan Penjelasan Lengkap Gambar

Senjata Tradisional Bengkulu Nama Jenis dan Penjelasan Lengkap Gambar

Senjata-Tradisional-Bengkulu-Nama-Jenis-dan-Penjelasan-Lengkap-Gambar

-Senjata Tradisional Bengkulu-Postedby-BukanTrik-,  Senjata atau perkarang secara umum berfungi sebagai alat pertahanan, juga dapat di gunakan sebagai perkakas untuk di gunakan di ladang (bercocok tanam) juga sebagai symbol keperkasaan, kejantanan dan kedigjayaan bagi kaum lelaki atau para pemilik senjata pusaka, sehingga senjata yang dianggap pusaka diperlakukan secara khusus oleh pemilik maupun keturunannya.

Setiap senjata memiliki Ornamen yang sangat erat kaitannya dengan religi dan kepercayaan yang berkembang pada masyarakat setempat. begitupun senjata tradisional yang berasal dari provinsi Bengkulu pada umumnya dibuat dengan pandai besi dengan menggunakan teknologi yang diwarisi secara turun-temurun. Berikut penjelasan dari ragam jenis Senjata tradisional yang berasal dari Bengkulu :

1. Senjata Tradisional Keris dari bengkulu


Senjata-Tradisional-Keris-dari-bengkulu

Keris yang terdapat di Museum Negeri Bengkulu terbuat dari besi, tekniknya ditempa, berwarna kuning atau coklat. Terdapat ornamen naga di badan keris tersebut.

2. Senjata Tradisional Rambai Ajam dari kepulauan riau


Senjata-Tradisional-Rambai-Ajam-kepulauan-riau

Terbuat dari besi dan kayu. Senjata sejenis Badik atau Sewar, digunakan sebagai alat perang atau pertahanan diri.

3. Senjata Tradisional Sewar dari bengkulu


Senjata-Tradisional-Sewar-dari-provinsi-bengkulu

Terbuat dari besi, kayu, kulit Penyu dan gading, mempunyai sisi tajam sebelah dengan bentuk meruncing ke arah ujung, dan agak membungkuk ke arah mata. Sedangkan hulunya membungkuk sesuai dengan bungkuk bilah. Fungsinya untuk menyerang lawan dan untuk bertahan dari serangan lawan.

4. Senjata Tradisional Tameng dari bengkulu


Senjata-Tradisional-Tameng-dari-bengkulu

Tameng terbuat dari rotan, bentuk bundar, dengan teknik jalin. Digunakan sebagai alat untuk menangkis serangan senjata tajam bagi laki-laki dewasa. Tameng ini ditemukan di kelurahan Nusa Indah kota Bengkulu beberapa puluh tahun yang lalu.

5. Senjata Tradisional Pedang dari bengkulu


Senjata-Tradisional-Pedang-dari-bengkulu

Pedang terbuat dari besi tulang, kuningan, dan perak. Teknik pembuatannya secara ditempah dengan dekorasi ukir, dan ornamen stilasi daun. Pedang digunakan sebagai senjata bela diri, ditemukan di Bengkulu Utara.

6. Senjata Tradisional Dohong bengkulu


Senjata-Tradisional-Dohong-dari-provinsi bengkulu

Dohong Terbuat dari besi, kayu, perak dan kuningan. Senjata ini dipakai oleh penganten pria sebagai perlengkapan pakaian pernikahan adat.

Semoga artikel tentang senjata tradisional bengkulu bisa menjadi salah satu khasanah budaya nusantara yang dapat di lestarikan dan di jaga oleh para generasi zaman now